
Murid-Murid SMP Islam Al Azhar 20 Cianjur Tetap Semangat Menjalani Ujian di Bulan Ramadan
Memasuki bulan Ramadan 1446 Hijriah, SMP Islam Al Azhar 20 Cianjur melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester 2 (ASTS 2) untuk kelas VII dan VIII serta Penilaian Akhir Semester 2 (PAS 2) untuk kelas IX di tengah amaliah Ramadan yang sedang dilakukan. Ujian ini dilaksanakan mulai tanggal 5-18 Maret 2025 dengan satu mata pelajaran per harinya.
Ujian di bulan Ramadan tidak dijadikan penghalang bagi para murid untuk tidak bersemangat. Justru mereka merasa senang mendapat suasana baru dan bahkan menjadi tantangan yang harus ditaklukan, seperti yang disampaikan oleh Alika, salah satu peserta ujian dari kelas VII, “Baru kali ini melaksanakan ujian di bulan puasa. Ini menjadi sebuah tantangan soalnya mengerjakan ujian sambil menahan haus dan lapar, pasti pahalanya lebih besar, tapi alhamdulillah bisa mengisi soal dengan baik,” ucapnya.
“Menurut saya, Asesmen Sumatif Tengah Semester 2 dilaksanakan di bulan Ramadan itu sangat berdampak positif kepada anak-anak. Yang pertama, mereka punya waktu luang yang sangat banyak, mengingat pelaksanaan asesmen dilakukan satu hari satu mata pelajaran. Yang kedua, anak-anak punya momen-momen waktu belajar yang baik, yaitu menjelang pukul 4 pagi atau setelah pukul 5 pagi dan mereka semuanya secara serentak memang dibangunkan oleh para orang tuanya untuk persiapan sahur. Jadi, tidak ada halangan untuk anak-anak tidak berprestasi karena asesmen tengah semesternya dilaksanakan di bulan Ramadan, justru Ramadan itu penuh keberkahan dan kegemilangan,” ucap Kepala SMP Islam Al Azhar 20, Bapak C.Saripudin, S.Pd.,M.M., di sela-sela kontroling pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan ujian pada bulan Ramadan ini sarat dengan nilai-nilai keagamaan. Semua pembiasaan keagamaan dilakukan dalam rangkaian Amaliah Ramadan. Murid-murid hadir ke sekolah mulai pukul 07.10 WIB dan langsung melaksanakan sorogan, yaitu setoran hafalan Qur’an sampai pukul 07.50 WIB. Selanjutnya seluruh murid diarahkan ke masjid untuk melaksanakan ikrar, asma’ul husna, salat Dhuha, dan berdoa bersama untuk kelancaran ujian. Selepas itu para murid mulai melaksanakan ujian pada pukul 08.30 WIB.
Ruang ujian merupakan kelas-kelas yang sudah dihias dengan tema Ramadan. Para murid sebelumnya bahu membahu bekerja sama membersihkan kelas sekaligus menghiasnya saat tarhib Ramadan sehingga pada saat pelaksanaan ujian mereka merasakan suasana meriah dan lebih menyenangkan tanpa mengurangi konsentrasi pada saat pengisian soal. “Seneng banget mengerjakan soal dengan kondisi kelas yang udah dihias, apalagi aku ngerasa ngerjain soal ujian bikin aku ga laper, soalnya fokus ke soal ujian,” kesan Fatimah, menanggapi ujian di bulan Ramadan.
Para murid melaksanakan ujian menggunakan sistem berbasis digital, yaitu Learning Management System (LMS). Mereka mengerjakan soal dengan konsentrasi dan penuh kehati-hatian. Dengan memanfaatkan sistem tersebut, teknis pengisian dan pemeriksaan soal menjadi lebih mudah. Para murid dimudahkan dalam teknis pengisian jawaban dan para guru dimudahkan dalam teknis pemeriksaan serta penilaian. Penggunaan LMS menjadi benar-benar efektif saat ujian. Ujian berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan murid menghadapi tantangan di era teknologi.
Setelah ujian selesai, para murid beristirahat sejenak untuk kemudian melaksanakan tadarus bersama didampingi wali kelas masing-masing. Masing-masing murid mengaji sebanyak 1 juz melalui program ODOJ (One Day One Juz) dengan harapan setiap harinya bisa khatam Al-Qur’an. Selain itu, para murid juga mengikuti kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) setiap harinya. Para murid menyampaikan kultum bergantian di Masjid Raya Al Azhar Cianjur disaksikan oleh murid-murid lainnya, para guru, bahkan masyarakat yang akan melaksanakan salat Dzuhur berjamaah. Kegiatan ini diharapkan dapat mengasah kompetensi sekaligus mengaplikasikan materi dakwah/public speaking yang selama ini diterimanya dalam kegiatan pesantren adab.
Pelaksanaan ujian dalam rangkaian amaliah Ramadan ini membuktikan bahwa puasa tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Para murid tetap fokus belajar dan semangat mengerjakan ujian dengan baik. Semoga semua amalan ibadah yang dilakukan para murid di momen Ramadan 1446 Hijriah ini menjadi berkah dan membawa mereka menuju kesuksesan penuh kegemilangan di masa depan. (HL)
